Home » Berita Oto » Kalah Dalam Piala AFF, Produksi Fortuner Pun Akan Diambil Alih Thailand

Kalah Dalam Piala AFF, Produksi Fortuner Pun Akan Diambil Alih Thailand

Produksi Fortuner Akan Diambil Alih Thailand – Dalam adu final ajang AFF Suzuki, Indonesia kalah 3-2 dengan Thailand. Dan sekarang produksi Toyota Fortuner pun kabaranya akan diambil alih oleh negara Thailand. Jadi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) akan bersiap menghadapi kenyataan pahit ini.

Namun Warih Andang Tjahjono selaku Wakil Presiden Direktur TMMIN menampik kabar tersebut. “Tidak ada itu, tidak boleh, tetap harus di Indonesia, tidak ada.” Kata Tjahjono.

Tjahjono menegaskan bahwa keputusan itu tergantung pada kondisi industru yang ada di Indonesia dan penentuannya ada di tahun 2020 mendatang. Baginya yang paling penting bukanlah tentang isu pengalihan produksi Fortuner.

Namun yang harus dipikirkan adalah tentang kepantasan Indonesia menjadi basis produksi untuk proyek-proyek besar yang akan digulirkan pada tahun 2020. Sejauh ini, pihaknya masih berusaha semaksimal mungkin untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi. Sehingga semua negara berlomba-lomba untuk memberikan kondisi pasar yang paling baik.

“Kita itu cukup kompetitif atau tidak, itu yang penting. Seperti kami katakan, kalau periode 2017-2019 itu merupakan masa masa ujian untuk itu, kalau kita tidak lulus, di 2020 nanti bakal nganggur kita, itulah gambaran kasarnya,” Imbuhnya.

Sebelumnya Toyota Indonesia sempat menjadi perakit tunggal Fortuner di kawasan Asia Tenggara. Bahkan pada tahun 2012  Indonesia merampas jatah Thailand, karena pasar domestik negara tersebut menurun drastis akibat krisis.

Namun saat ini, Thailand sudah mampu mengembalikan kondisi pasar yang kondusif sehingga hak perakit Fortuner kembali didapatkannya. Bahkan, ironisnya Thailand mengambil sebagian jatah produksi dari Toyota Indonesia.

“Kita harus kirim sinyal kepada prinsipal, kalau industri kita semakin baik, dan terus membaik. Seperti dari faktor pemerintah yang mengeluarkan regulasi yang mendukung industri ini, maupun dari faktor internal kita sendiri.” Tegas Tjahjono.

Sekedar informasi tambahan bahwa Fortuner yang dipasarkan di Indonesia saat ini, dijual dari harga Rp 450 juta sampai Rp 640 juta. Tidak hanya untuk pasar domestik, Fortuner yang dirakit di Indonesia juga diekspor ke mancanegara, seperti Filipina, Amerika Latin, kawasan Timur Tengah, dan Karibia.